Langsung ke konten utama

PPK (Pasukan Pengibar Bendera) SMA NEGERI 9 TAMBUN SELATAN

Menjadi sebuah pengibar bendera merupakan suatu hal yang diimpikan bagi seluruh pelajar di indonesia, karena hal tersebut tentunya bisa membawa kebanggaan bagi para keluarga, teman, maupun orang-orang sekitar. Namun, menjadi seorang pengibar bendera bukanlah hal yang mudah. Untuk menjadi seorang pengibar bendera haruslah melewati tahap-tahap yang panjang dan juga sulit. Namun hal ini tentunya bisa dibuktikan oleh ananda Ilhamsyah Dwi Purnomo dan Siti Fatimah Azzahra yang merupakan sebuah pengibar bendera pada tingkat kecamatan yang berasal dari SMA Negeri 9 Tambun Selatan yang pastinya sangat membanggakan.

Menjadi pengibar bendera tentunya bukanlah hal yang mudah, pasti ada tahapan untuk menjadi pengibar bendera. Tahapannya yaitu dengan mengikuti seleksi melalui tes fisik dan tes PBB. Menurut pendapat mereka tantangan yang dihadapi sebagai anggota paskibra tingkat kecamatan yaitu pastinya cuacanya yang panas dan juga mereka harus pintar dalam memanage waktu agar tetap terjaga kesehatan tubuhnya hingga hari-H. Kerennya, mereka latihan untuk pengibar bendera ini sampai 1 bulan. Tentunya dalam 1 bulan itu mereka harus menjaga stamina tubuh mereka, tipsnya yaitu tidur yang cukup, menjaga pola makan, minum vitamin, jaga pola makannya serta rajin berolahraga.

Dengan menjadi anggota pengibar bendera mereka menyebutkan bahwa banyak pelajaran yang bisa diambil, yaitu mereka menjadi bisa untuk mendisiplinkan waktu serta bisa memanfaatkan waktunya dengan lebih baik lagi. Dan momen yang paling berkesan selama mengikuti latihan adalah ketika mereka bisa melakukan kegiatan bersama, seperti makan bersama, salat bersama, dan menghabiskan waktu bersama teman-teman. Kebersamaan inilah yang membuat pengalaman ini sangat berharga dan tidak terlupakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suara Siswa Menggema: Aksi Unjuk Rasa Siswa SMAN 9 Tambun Selatan Tuntut Perubahan

Pada tanggal 3 Juni 2025, ratusan siswa dan siswi SMAN 9 Tambun Selatan melakukan aksi unjuk rasa di lingkungan sekolah. Aksi ini dilakukan untuk menyampaikan keluhan dan harapan mereka kepada pihak sekolah. Para siswa tidak hanya berdiri membawa spanduk dan menyuarakan tuntutan, tetapi juga ingin perubahan nyata yang bisa dirasakan bersama. Salah satu tuntutan utama dalam aksi ini adalah soal kejelasan pungutan dana yang dikatakan untuk pembangunan sekolah. Seorang siswa mengungkapkan bahwa sejak pertama kali masuk pada tahun 2023, ia diminta membayar sejumlah uang setiap tahun yang diklaim sebagai biaya akademik dan non-akademik. Besarnya pungutan tersebut disebut-sebut mencapai ratusan ribu rupiah, tetapi tidak ada perubahan atau bukti nyata yang sesuai dengan penjelasan pihak sekolah mengenai uang tersebut. Selain masalah pungutan, beberapa siswa juga mengeluhkan fasilitas sekolah yang dianggap belum memadai dan kurang mendukung proses belajar. Melalui aksi ini, para si...

DANTON PASKIBRA DENGAN PRESTASI DANTON TERBAIK NASIONAL

Menjadi seorang komandan untuk memimpin sebuah pasukan bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan kemampuan untuk bisa berani dan berkomunikasi dengan baik kepada pasukannya. Karena jika ada kurangnya komunikasi akan sangat berpengaruh kepada perkembangan pasukan kedepannya. Oleh karena itu menjadi seorang komandan pasukan dibutuhkan kemampuan yang baik agar bisa memimpin pasukannya dengan baik. Seperti ananda Muhammad Daffa Ravitzy, ia merupakan salah satu siswa SMAN 9 Tambun Selatan yang mengikuti perlombaan di SMA 3 Bekasi dan berhasil mendapatkan penghargaan sebagai komandan terbaik tingkat 1 nasional. Tentunya ini menjadi suatu kebanggan bagi SMAN 9 Tambun Selatan dan bagi dirinya sendiri. Awalnya ia mulai tertarik untuk bergabung paskibra pada saat ia menduduki bangku SMP lalu melanjutkan bergabung paskibra lagi saat SMA. Untuk bisa sampai ke titik ini, awalnya ia melaksanakan seleksi terlebih dulu dengan anggota lain dan dilihat siapa yang cocok untuk mengikuti perlombaan. Lalu saat su...

PERAYAAN AKASIA KE 7 TAHUN SMA NEGERI 9 TAMBUN SELATAN

Pada hari Jumat, 31 Oktober 2025, SMAN 9 Tambun Selatan mengadakan acara Bulan Bahasa dan AKASIA yang berlangsung dengan meriah. Acara ini diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari seluruh siswa SMAN 9 Tambun Selatan hingga para guru, dengan berbagai kegiatan menarik yang menampilkan bakat dan kreativitas siswa. Bulan bahasa adalah kegiatan yang diadakan setiap tahun di sekolah yang tujuannya untuk memperingati pentingnya bahasa Indonesia. Biasanya, di kegiatan ini ada berbagai lomba yang berhubungan dengan bahasa dan sastra, seperti baca puisi, menulis puisi. Sementara itu, Ajang Kreasi Antar Siswa atau AKASIA adalah kegiatan yang menjadi tempat untuk siswa menunjukkan bakat dan kreativitas mereka. Di ajang ini, biasanya ada penampilan seni seperti musik, tari dan lain-lain. Lewat kegiatan ini, siswa bisa berekspresi dan saling menghargai kemampuan teman-temannya. Acara Akasia dan Bulan Bahasa 2025 dibuka dengan ceremonial opening, yang menampilkan tari t...